Mengapa Perusahaan Harus Melakukan CSR?

Mengapa Perusahaan Harus Melakukan CSR?

21 May 2020

Setiap perusahaan memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan lingkungan di sekitarnya melalui program sosial dan lingkungan. Tanggung jawab itu dinamakan CSR atau Corporate Social Responsibility. CSR di Indonesia sendiri, datang sekitar akhir dekade 1990-an. Kondisi penting yang melahirkan CSR adalah karena adanya gerakan sosial berupa tekanan dari LSM lingkungan, LSM buruh serta LSM perempuan. Adanya kesadaran untuk melakukan praktik CSR dari perusahaan juga mendasari terbentuknya program kerja CSR. Itulah mengapa setiap perusahaan harus melakukan CSR.

CSR sendiri memiliki beberapa definisi menurut para ahli, diantaranya :

  • (Iriantara, 2004, p.49), menuturkan bahwa; World Business Council for Sustainable Development memberikan definisi khusus mengenai Corporate Social Responsibility sebagai komitmen berkelanjutan kalangan bisnis untuk berperilaku etis dan memberikan sumbangan pada pembangunan ekonomi sekaligus memperbaiki mutu hidup angkatan kerja dan keluarganya serta komunitas lokal dan masyarakat secara keseluruhan

  • (Kotler & Nancy, 2005,p.4), menuturkan bahwa; Corporate Social Responsibility merupakan sebuah komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas melalui praktik bisnis yang baik dan mengkontribusikan sebagian sumber daya perusahaan

ISO 26000 juga menegaskan bahwa CSR merupakan tanggung jawab sebuah organisasi terhadap dampak dari keputusan dan kegiatannya pada masyarakat dan lingkungan yang diwujudkan dalam bentuk perilaku transparan dan etis yang sejalan dengan pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat; mempertimbangkan harapan pemangku kepentingan, sejalan dengan hukum yang ditetapkan dan norma-norma perilaku internasional; serta terintegrasi dengan organisasi secara menyeluruh.

Selanjutnya : Pelaksanaan CSR dalam Mewujudkan Konsep Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Secara keseluruhan, CSR juga dapat dikatakan sebagai  suatu tindakan yang bersifat sukarela maupun yang telah diatur oleh Undang-Undang dengan tujuan untuk menunjukkan sifat kepedulian sebuah perusahaan maupun lembaga terhadap karyawan, masyarakat di sekitar perusahaan, masyarakat luas, lingkungan sekitar perusahan / lingkungan secara luas sebagai komitmen tanggung jawab berkelanjutan perusahaan dengan menyisihkan sejumlah dana guna digunakan untuk aktivitas kemanusiaan. Pelaksanaan program CSR juga merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Mengapa Perusahaan Harus Melakukan CSR?

Pentingnya Keberadaan CSR di Sebuah Perusahaan

Semakin baik hubungan sebuah perusahaan dengan stakeholder, maka semakin besar pula peluang perusahaan tersebut untuk berkembang. Hubungan baik antara perusahaan dengan stakeholder dapat dilihat dari bagaimana perusahaan menjalankan CSR. Dalam menjalankan CSR sendiri sebuah perusahaan berpedoman pada  konsep Triple Bottom Line (TBL) yang dikenal juga dengan istilah 3P (Profit, People & Planet). Konsep ini mengandung tiga makna berikut : 

  • Profit, merupakan tanggung jawab perusahaan, dimana direksi dan komisaris perusahaan mendapatkan tanggung jawab dari pemegang saham untuk menciptakan, mengumpulkan, dan menumbuhkan profit.

  • People, merupakan tanggung jawab sosial perusahaan kepada konsumen, karyawan, terlebih kepada masyarakat sekitar dimana perusahaan beroperasi, bahwa keberadaan perusahaan selalu mengupayakan dampak positif dan secara maksimal meminimalisir dampak negatif yang mungkin terjadi.

  • Planet, merupakan tanggung jawab perusahaan untuk turut serta melestarikan lingkungan dengan tidak berbuat kerusakan, tidak melakukan pencemaran lingkungan, juga mempertimbangkan penggunaan sumber daya alam yang efisien untuk menjaga kehidupan generasi mendatang.

Keberadaan CSR dalam sebuah perusahaan sendiri memainkan peran yang penting. Program  CSR adalah sebuah investasi bagi perusahaan. Pada dasarnya CSR memiliki fungsi sebagai bagian dari manajemen risiko perusahaan. Dengan adanya CSR gangguan sosial akibat pencemaran lingkungan menurun, sehingga perusahaan mendapatkan dukungan dari masyarakat setempat. Perusahaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan secara tidak langsung meminimalisir terjadinya konflik lingkungan di sekitar perusahaan. Hal ini juga berimbas terhadap pasokan bahan baku yang lebih terjamin untuk jangka panjang. Selain itu CSR dapat meningkatkan citra perusahaan, memperkuat brand perusahaan, melebarkan akses menuju pasar, mendapat nilai plus dibanding dengan kompetitor yang tidak melaksanakan CSR, hingga peluang mendapatkan penghargaan.

Selain itu, Bhatt, 2006 : 2 juga menjelaskan tiga alasan mengapa perusahaan harus melakukan CSR.

  • Perusahaan harus patuh terhadap peraturan nasional. Begitu pula dengan dengan multinasional yang harus mematuhi ketentuan hukum, kesepakatan, konvensi ataupun standar internasional yang berlaku.

  • Meminimalisir resiko. Lebih dari sekedar kepatuhan, perusahaan harus menyadari dampak nyata dan dampak potensial secara sosio ekonomi, politik dan lingkungan. Berdasarkan pada kesadaran inilah, perusahaan harus menerapkan kebijakan untuk meminimalisir dampak kerusakan lingkungan yang dihasilkan oleh bentuk produksi perusahaan.

  • Pembentukan nilai. Lebih dari sekedar kepatuhan dan meminimalisasi kerusakan, perusahaan dapat menciptakan 'nilai sosial yang positif' dengan melibatkan masyarakat di dalamnya, seperti inovasi investasi sosial, konsultasi dengan stakeholder, dialog kebijakan dan membangun intuisi masyarakat baik secara mandiri maupun bersama dengan perusahaan lainnya.

Pentingnya Pelaksanaan CSR di Sebuah Perusahaan

Ketika sebuah perusahaan menerapkan CSR secara tidak langsung perusahaan juga telah menaati peraturan pemerintah. Di Indonesia, kewajiban terkait tanggung jawab sebuah perusahaan diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Dalam Pasal 74 ayat 1 UU No. 40 Tahun 2007 disebutkan bahwa, “Perusahaan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan atau berkaitan dengan sumber daya alam, wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan”. Sedangkan dalam Pasal 2 PP No. 47 Tahun 2012 disebutkan bahwa, “Setiap Perseroan selaku subjek hukum mempunyai tanggung jawab sosial dan lingkungan”. 

Sebuah perusahaan yang mengabaikan tanggung jawab sosial berarti tidak menaati peraturan pemerintah. Hal ini dapat berdampak serius terhadap keberlangsungan dan kesuksesan bisnis perusahaan untuk kedepannya. Perusahaan yang tidak menjalankan CSR berpeluang lebih besar memiliki citra buruk secara sosial dan lingkungan. Perusahaan akan berhadapan dengan hukum karena tidak mentaati peraturan perundang-undangan. Protes dan penolakan masyarakat sekitar yang merasa dirugikan oleh keberadaan perusahaan karena dampak lingkungan yang ditimbulkan juga tak bisa dihindari. Dampak lainnya perusahaan dapat merugi karena konsumen lebih memilih kompetitor yang menjalankan CSR dengan baik.

Contoh Pelaksanaan CSR yang Dapat Mempengaruhi Reputasi Perusahaan

Kita dapat melihat contoh pembanding suatu perusahaan yang melaksanakan CSR dan suatu perusahaan yang mengesampingkan aturan CSR di perusahaannya. 

Pada program penanaman pohon yang dilaksanakan oleh beberapa perusahaan, perusahaan A melakukan penanaman 1.000 pohon trembesi di sepanjang jalan utama dimana perusahaan beroperasi. Pohon trembesi dipilih karena kemampuannya sebagai peneduh, dan merupakan pohon dengan serapan CO2 tertinggi. Pohon trembesi dewasa dapat menyerap CO2 sebanyak 78,826,296 kg/thn.

Berkat kegiatan tersebut perusahaan A mendapatkan penghargaan PROPER Hijau oleh pemerintah dan juga pihak-pihak swasta dalam kategori pelestarian lingkungan.  Dilaksanakannya program CSR perusahaan A dinilai turut serta menjaga kelestarian lingkungan, memberdayakan masyarakat sekitar, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung peraturan pemerintah. Selain itu, akibat program CSR yang diterapkannya tersebut, pada akhirnya perusahaan A berhasil mendapatkan citra positif di kalangan masyarakat dan kepercayaan konsumen meningkat. 

Lalu, datanglah perusahaan B yang tidak menerapkan CSR dalam bisnisnya. Perusahaan B merupakan perusahaan tambang besar yang mempunyai keuntungan besar pula. Namun hal  ini lantas tidak membuat perusahaan B bergerak menerapkan program CSR. Padahal, perusahaan tambang merupakan perusahaan yang bisnisnya berkaitan langsung dengan sumber daya alam. Seharusnya perusahaan B menjalankan tanggung jawab sosialnya sebagai kewajiban yang sesuai dengan peraturan yang tertera dalam Undang-Undang.

Dampaknya, penolakan serta protes dari masyarakat sekitar akibat pencemaran lingkungan dengan adanya pembuangan limbah yang sembarangan oleh perusahaan B. Kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan juga sangat tidak diperhatikan, masih banyaknya kemiskinan dan pendidikan yang masih rendah. Padahal jika dilihat-lihat, perusahaan B dengan keuntungan yang sangat besar  dari hasil sumber daya alam yang seharusnya dinikmati juga oleh masyarakat sekitar.

Adanya protes dari masyarakat juga membuat pemerintah bisa saja memberi sanksi akibat pelanggaran yang dilakukan perusahaan B, juga kepercayaan publik maupun konsumen berkurang terhadap perusahaan B. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis perusahan B kedepannya.

Dari kedua contoh di atas, itulah mengapa perusahaan harus melakukan CSR. Perbedaan jelas terlihat dari dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan yang menerapkan CSR dan yang tidak menerapkan CSR dalam perusahaannya. Kita dapat melihat bahwa penerapan CSR membawa dampak positif selain bagi perusahaan juga pada masyarakat dan lingkungan. Sudah seharusnya semua perusahaan menerapkan CSR dalam bisnisnya agar keseimbangan antara perusahaan, masyarakat, dan lingkungan tetap terjaga sehingga, untuk terwujudnya  pembangunan yang berkelanjutan. (Artikel Kolaborasi Intan Widianti Kartika Putri dan Nisyya Izzatin Naila / Ecolify)


Ecolify merupakan platform konservasi lingkungan yang akan menghubungkan perusahaan, komunitas, organisasi, brand hingga individu, untuk bersama menghijaukan Indonesia dengan prinsip keberlanjutan dan transparansi. Kami akan selalu membuka peluang kolaborasi dan membantu meningkatkan inisiatif Tanggung Jawab Perusahaan anda. Mari, bersama menghijaukan Indonesia karena Bumi layak mendapatkan pemulihan terbaik dari inisiatif kolaborasi penduduknya. https://ecolify.org/getintouch

 


Kategori

Lihat Cerita Lainnya

Ecolify.org For Future Worth Living
Ecolify.org For Future Worth Living Ecolify.org For Future Worth Living

Ecolify adalah platform yang memudahkan organisasi, instansi dan perusahaan untuk menjalankan projek sosial penanaman pohon secara transparan dan berkelanjutan.

Hubungi kami

email:
admin[at]ecolify.com

wa / phone:
+62 813 9093 4705

location:
Jalan Lempongsari 1 No. 405, Semarang, Indonesia

legal info:
Keputusan MENKUMHAM NOMOR AHU-0003033.AHA.01.04.

Ikuti Kami

Ecolify.org For Future Worth Living     Ecolify.org For Future Worth Living     Ecolify.org For Future Worth Living

LindungiHutan c 2020 - made with conscience "for a future worth living"